Home » , » Beberapa kesalahan yang sering dilakukan ketika Ponsel kemasukan Air

Beberapa kesalahan yang sering dilakukan ketika Ponsel kemasukan Air


Di Sesi Dunia Android dulu sudah pernah memberikan tips bagaimana mengatasi Ponsel yang terendam atau Kemaasukan Air. Banyak sekali pertanyaan dari para pembaca yang bila dirangkum pertanyaannya hampir serupa. Untuk lebih memperjelas bagaimana memperlakukan Ponsel ketika terkena air agar tidak salah dalam pengaplikasiannya, maka admin akan menjelaskan tentang apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika Ponsel terkena Air.

Ponsel kena air

Sebelum mengulas tentang tips diatas, admin akan memberikan contoh beberapa kejadian yang sering dialami oleh Pembaca Dunia android yang menorehkan pertanyaan di beberapa artikel saya sebelumnya, yaitu semisal Ponsel baru kecebur ke dalam kolam atau baru saja terkena Hujan dalam kondisi menyala. Kemudian si pemilik gadget tersebut melakukan pengeringan dengan segala metode yang mereka ketahui, Merasa sudah kering maka si pemilik menyalakan Ponselnya. Ap ayang terjadi ? Ponsel menyala sebentar dan akhirnya mati.
Ada juga contoh pertanyaan dari pembaca, Ponsel kemasukan air, direndam dalam beras semalaman, besoknya karena merasa sudah kering dinyalakannya gadget miliknya, apa yang terjadi ?, ternyata bisa menyala namun ada beberapa gejala yang muncul alias beberapa fungsi ponsel seperti speaker tidak normal, Layar bergerak sendiri, layar tidak bisa digerakkan, Ponsel aktif bisa dipanggil namun layar mati, Baterai tidak bisa di iisi (di-charge) dan lain sebagainya.

Dari beberapa contoh pertanyaan diatas tentunya setiap perlakuan dari pemilik, setiap tipe smartphone dan setiap keadaan lain yang memicu keadaan ponsel tidak berjalan secara normal bahkan Mati Total tidaklah sama dari segi kejadian dan cara mengatasinya.

Untuk Itu, Admin akan memberikan tips yang bisa dilakukan bila smartphone baru saja kemasukan air. ingat, smartphone berisikan komponen elektronika yang sangat rawan terhadap kerusakan bila bersinggungan dengan air, karena sifat air yang Konduktor (menyalurkan arus). Jadi jangan hanya berbekal coba-coba untuk mengatasi ponsel yang baru saja terendam air kalau tidak ingin terjadi konsleting di beberapa bagian komponen yang menyebabkan kerusakan terhadap gadget milik anda.


Beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh si empunya gadget dan solusi terhadap permasalahan bila ponsel kesayangan terkena air bisa anda simak di bawah ini.

1. Kesalahan pertama yaitu tidak mematikan ponsel ketika baru saja ponsel tercebur air. Hal ini biasanya dilakukan pemilik gadget karena merasa ponselnya tidak bermasalah dan merasa tidak ada air yang masuk ke area komponen dalam.

Spekulasi tetap menyalakan ponsel dalam kondisi belum melakukan pengecekan dasar seperti membuka cassing belakang untuk meyakinkan apakah ada air yang masuk atau tidak, langsung berasumsi ponsel menyala berarti masih normal sangat berbahaya.

Seandanya dalam beberapa menit atau jam ponsel masih Normal berarti si pemilik bisa dikatakan beruntung. Ponsel yang terendam di dalam air dan memang bukan tipe gadget yang water resistant maka kemungkinan air masuk ke dalam bagian dalam cassing atau komponen sangat besar kemungkinannya.

Jadi, solusi tepat setelah pertama kali HP anda kecebur air sesegera mungkin matikan ponsel anda dengan mencabut baterai. Namun bila tipe baterai addalah Non Removable silahkan lakukan penonaktifan dari antarmuka layar maupaun dengan cara menekan tombol power untuk beberapa saat.

Setelah ponsel dimatikan, langkah selanjutnya melakukan pengeringan dan pengeccekan apakah sudah benar kering atau belum, jangan terburu-buru menyalakan bila bila belum yakin.

2. Kesalahan kedua, Hanya melakukan pengeringan di bagian luar. Maksudnya disini, kbanyakan pemilik ponsel melakukan pengeringan hanya berbekal lap dan kipas angin, atau bahkan ada yang hanya merendam ke dalam beras tanpa melihat ke bagian dalam cassing belakang.

dalam hal ini admin berasumsi bahwa ponsel terendam atau kecebur total, bukan hanya terpercik air atau basah di bagian luar lho.

Langkah yang tepat yaitu setelah gadget dimatikan, Buka cassing belakang. Lihat apakah ada yang basah atau tidak.

langkah selanjutnya, bila bagian dalam cassing belakang yang terbuka saja sudah basah berarti besar kemungkinan air juga masuk ke dalam bagian sirkuit dalam. ingat, bila bagian dalam sudah basah jangan sekali-kali mencoba menyalakan ponsel dahulu, kalaupun tergesa menyalakan tentu anda akan bermain peruntungan, untung ponsel menyala atau malah mati total.

Lakukan pengeringan dengan menggunakan hair dryer yang dihembuskan dari belakang cassing yang terbuka. lakukan berulang-ulang sampai yakin air sudah menguap.

Beberapa tanda air masuk ke area dalam terkadang disertai dengan adanya embun atau uap air di bagian dalam layar.

3. Kesalahan ketiga, Lupa tidak mencopot Baterai. Hal ini paling berbahaya karena baterai yang terpasang, walaupun ponsel sudah anda matikan masih mengalirkan arus ke setiap komponen yang dilalui jalur arus. Hal tersebut akan menyebabkan kerusakan yang lebih parah apabila adda arus pendek atau konsleting di kaki-kaki komponen yang terkena air.

Jadi sesegera mungkin lepas baterai. Untuk yang bertipe Baterai Non Removable memang harus memiliki skill khusus membongkar bagian penutup baterai karena memang letaknya berada di bagian dalam dekat dengan beberapa komponen lainnya.

Dari ketiga jenis kesalahan yang sering dilakukan pemilik ponsel diatas semoga bisa menjadikan pelajaran bagi pembaca setia Duna android bila suatu saat ponsel kesayangannya kecebur dalam air ( semoga saja tidak terjadi...hehe). Semoga tips sederhana diatas bermanfaat.

Share This Post

FacebookGoogle+Twitter

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar saudara dengan sopan dan santun
Komentar anda akan dimoderasi Terlebih dahulu ...